Siswa SMA Homeschooling HSPG Belajar Bantuan Hidup Dasar Bersama PSC 119 Kota Yogyakarta

  • admin_hspg |
  • 3 Nov 2026 |
  • 0 |
  • 0

    Bagaimana jika suatu hari kamu berada di dekat seseorang yang tiba-tiba tidak sadarkan diri dan jantungnya berhenti berdetak? Panik, bingung, atau tahu persis apa yang harus dilakukan? Pertanyaan inilah yang menjadi bekal pembelajaran Sistem Blok Pendidikan Jasmani, Olahraga, dan Kesehatan (PJOK) jenjang SMA di Homeschooling HSPG. Pada kegiatan ini, siswa mengikuti senam bersama dan Pelatihan Bantuan Hidup Dasar yang dibawakan langsung oleh PSC 119 Kota Yogyakarta.


    Dalam pelatihan, siswa belajar mengenali keadaan darurat seperti henti jantung, yaitu kondisi ketika jantung berhenti memompa darah secara efektif. Kondisi ini bisa terjadi pada siapa saja dan di mana saja, dan penanganan yang cepat sangat menentukan keselamatan korban. Siswa diperkenalkan pada langkah-langkah dasar yang perlu dipahami penolong, yaitu:

    • Mengecek respons korban untuk mengetahui apakah ia sadar atau tidak.

    • Mengecek nadi untuk mengetahui apakah ada denyut yang dapat dirasakan.

    • Melakukan pijat jantung atau CPR bila diperlukan, sesuai arahan dan prosedur yang diajarkan petugas.


    Yang membuat kegiatan ini istimewa adalah suasana belajarnya. Siswa tidak hanya mendengarkan penjelasan dan menonton demonstrasi, tetapi mempraktikkan langsung CPR pada manekin dengan pendampingan petugas. Dengan berlatih sendiri, siswa merasakan seperti apa posisi tangan, ritme, dan tenaga yang dibutuhkan saat melakukan CPR. Pengalaman langsung ini penting, karena dalam situasi darurat, pengetahuan saja tidak cukup. Dibutuhkan juga keberanian untuk bertindak. Siswa yang pernah berlatih akan lebih percaya diri dan tidak ragu mengambil langkah pertama ketika menghadapi keadaan serupa.




    Kegiatan ini selaras dengan capaian pembelajaran PJOK, yaitu mempraktikkan pertolongan pertama pada Fase E dan mempraktikkan tindakan penyelamatan hidup sesuai prosedur operasional standar (POS) pada Fase F. Dengan belajar bersama petugas yang berpengalaman, siswa memperoleh keterampilan yang benar-benar berguna dalam kehidupan sehari-hari. Keterampilan menolong adalah bekal yang bisa dipakai kapan saja, di rumah, sekolah, tempat umum, maupun di jalan. Melalui kegiatan ini, HSPG berharap siswa tumbuh menjadi pribadi yang tidak hanya sehat dan bugar, tetapi juga peduli, sigap, dan berani menolong sesama. Kami mengucapkan terima kasih kepada PSC 119 Kota Yogyakarta atas ilmu dan pendampingan yang diberikan. Semoga keterampilan yang dipelajari hari ini dapat bermanfaat dan suatu hari menyelamatkan nyawa.


    Jadi, kalau terjadi keadaan darurat, kamu tahu harus melakukan apa? Siswa Homeschooling HSPG sudah mulai belajar menjawabnya.




    Comments



    Related Post

    Homeschooling HSPG Semakin Diminati

  • admin_hspg |
  • 13 Mei 2024 |
  • 0 |
  • 1

    Tahun 2023 Homeschooling HSPG kembali menorehkan pencapaian yang membanggakan, dengan mengantarkan kurang lebihnya 70 siswanya lolos ujian masuk PTN yang dicita-citakan. Beberapa siswa berhasil masuk PTN favorit, seperti Universitas Indonesia, Universitas Brawijaya, Universitas Gadjah Mada, Universitas Negeri Yogyakarta, Universitas Airlangga, dan beberapa perguruan tinggi lainnya.

    e-Rapor Kurikulum Merdeka

  • admin_hspg |
  • 13 Mei 2024 |
  • 0 |
  • 0

    Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi (Kemendikbudristek) mengembangkan e-Rapor Kurikulum Merdeka menjadi sesederhana mungkin, sehingga diharapkan dapat memudahkan guru dan wali kelas saat menggunakannya. Aplikasi e-rapor merupakan opsi alat bantu bagi guru dan satuan pendidikan melakukan pelaporan hasil belajar peserta didik untuk disampaikan kepada orang tua atau wali murid sebagai alat bantu.